Menerapkan Sikap Positif Melalui Kegiatan Bazar dan Memahami Arti Semangat Dari Sumpah Pemuda

Share this post on:

BERAU – Para siswa-siswi kelas X (10), mulai dari X-1 sampai dengan X-8 sedang melakukan kegiatan bazar (pasar sementara) yang digelar secara langsung di lapangan SMA Negeri 2 Berau pada Senin (24/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Festival Literasi Bulan

Bahasa yang diadakan di SMA tersebut. Mereka tampak sangat antusias dan penuh kegembiraan.

Kegiatan ini diawali dengan penampilan tari yang dibawakan oleh ekstrakurikuler Sanggar Seni Pobasis, lalu dilanjutkan dengan upacara pembukaan, kunjungan ke stan bazar setiap kelompok, dan lomba menulis cerita pendek (cerpen), debat bahasa Indonesia, serta bakissa (berkisah atau bercerita). Acara tersebut diadakan bersamaan dengan hari ulang tahun SMA Negeri 2 Berau yang ke-30 tahun.

Bulan Bahasa merupakan kegiatan yang sangat penting untuk digelar, terutama di sekolah- sekolah. Tujuan diadakannya kegiatan ini ialah agar para siswa-siswi dapat meningkatkan kecintaan dan menjunjung tinggi terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, mengembangkan keterampilan berbahasa dalam berbagai kegiatan seperti lomba, dan

melestarikan bahasa daerah masing-masing. Salah satu contoh lomba yang ada di SMA tersebut dengan tujuan melestarikan bahasa daerah ialah bakissa, yaitu kegiatan bercerita atau berkisah menggunakan bahasa Berau. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kita

pada Sumpah Pemuda, peristiwa penting dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, yang terjadi pada (28/10/1928) dan merupakan hasil dari Kongres Pemuda II. Makna Sumpah Pemuda ditentukan oleh pertemuan tersebut yang dilakukan selama dua hari (27-28/10/1928) di Batavia (sekarang Jakarta). Keputusan ini ditegaskan oleh para pemuda-pemudi yang ingin mewujudkan cita-cita bersatu dalam satu tanah air, bangsa, dan bahasa, yaitu Indonesia. Keputusan itu tersusun dalam Ikrar (janji yang sungguh-sungguh) Sumpah Pemuda, yang berisi:

Pertama: “Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia”

Kedua: “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia”

Ketiga: “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”

Namun, istilah “Sumpah Pemuda” itu sendiri tidak menjadi keputusan dalam pertemuan tersebut, tetapi diperkenalkan setelahnya. Di mana, Sumpah Pemuda muncul setelah Kongres Pemuda II.

Ikrar tersebut dapat dijadikan sebagai tiang sejarah persatuan dan kebangkitan nasional yang menjadi dasar perjuangan kemerdekaan. Selain itu, juga dapat memotivasi para pemuda-pemudi bangsa di era ini, guna membangkitkan semangat mereka untuk menjunjung tinggi persatuan

Indonesia.

Dari kegiatan ini juga pendidikan berkualitas akan terwujud. Aira Rinanda, salah satu siswi dari SMA Negeri 2 Berau mengatakan, dengan adanya bazar yang dilakukan oleh para siswa-siswi, terdapat berbagai sisi pembelajaran seperti kewirausahaan, dan juga dapat mewujudkan sikap

percaya diri, tanggung jawab, kekompakan dalam suatu kelompok, serta kesabaran. Memang benar jelasnya, untuk mewujudkan pendidikan berkualitas bisa dilakukan dengan menerapkan sikap-sikap tersebut. Kepercayaan diri dapat membantu untuk tidak cepat berputus asa, berani menghadapi suatu hal, dan yakin kepada diri sendiri dalam melakukan suatu usaha. Dalam tanggung jawab wajib memiliki kesadaran untuk melakukan kewajiban. Jika terjadi sesuatu,

harus siap untuk menerima akibatnya. Selain itu, kekompakan juga diperlukan untuk mencapai

hasil yang terbaik, serta kesabaran dalam menghadapi suatu hal dan keadaan sepanjang kegiatan.

Segala sesuatu bisa dilakukan karena terbiasa. Secara perlahan dengan diawali hal-hal kecil, lalu berusaha untuk mencapai hasil yang terbaik. Kegiatan ini mencerminkan bazar yang dilakukan oleh para siswa-siswi tersebut. Dengan suasana yang penuh antusias dan memenuhi sikap-sikap yang telah disebutkan sebelumnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan mereka bisa selalu

menerapkan sikap positif tersebut, serta dapat terus mempunyai semangat yang membara (sangat bersemangat).

Penulis: Miftahul Jannah

Share this post on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *